Partikel Ha vs Ga

Konnichiwa Minna san~

Kali ini kita akan belajar mengenai perbedaan dua partikel bahasa Jepang. Partikel Ha (Wa) dan Ga.

Perbedaan Topik vs Statement?

Topik adalah hal yang menjadi fokus pembicaraan sampe berganti menjadi topik lainnya. Fokus adalah sesuatu yang menjadi sorotan atau titik di mana pembicaraan kita akan mengitari satu topik tadi. Umumnya berupa subjek, walaupun bisa juga memfokuskan keterangan. Subjek topik akan terus menerus dipakai. Bahkan, tanpa perlu menyebut dalam kalimat yang seterusnya (terimplisit).

Statement adalah satu kalimat berita yang menerangkan satu hal saja dan titik. Tanpa ada maksud kita akan membicarakan hal tadi atau yang berkaitan dengannya terus menerus sampai nanti. Subjek statement hanya satu kali pakai.

Partikel Ha dan Penanda Topik

Partikel Ha (dibaca wa) adalah penanda topik dalam kalimat bahasa Jepang.

Misal:

A: Watashi ha tabeta. saya makan (tadi)
B: Nani wo tabeta no?. (kamu) makan apa?
A: Karaage. karage
B: Doko? di mana?
A: Ie de. di rumah.
B: Dare to? dengan siapa?
A: Yamada. Yamada.

Sampe di sini, topik atau titik fokus yang dibicarakan adalah Watashi (saya). Karena itu, sepanjang kalimat yang di bawahnya, kita tidak perlu menggunakan Watashi atau Anata atau nama orangnya terus karena sudah jelas siapa yang dimaksud.

Bagaimana kalau mau membicarakan orang lain? Kita harus ganti Topik menggunakan Partikel Ha lagi.

B: Tokoro de, Yamada ha dou datta? 
Ngomong-ngomong, Yamada bagaimana kabarnya?
A: Nani mo kawanakatta. Futsuu.
Tidak ada yang berubah. Seperti biasa.
B: Ima doko ni sunde iru no?
Sekarang, tinggal di mana?
A: A.. Yokohama to kiita.
Denger-denger di Yokohama.
B: Naru hodo ne.
Oh oke oke, begitu ya.

Saat B menggunakan Yamada Ha... Topik beralih ke Yamada. Setelah itu, kalimat di bawahnya baik oleh A atau B tidak perlu menyebutkan nama Yamada lagi sebagai subjek karena subjeknya sudah jelas yaitu Subjek Topik.

Partikel Ga dan Penanda Subjek Statement

Untuk partikel Ga maka akan lebih sederhana. Karena, dia hanya dipake untuk satu kali kalimat. Dia hanya membantu membawa subjek untuk menyampaikan satu statement atau pernyataan tanpa membawa-bawanya ke pembicaraan selanjutnya. 

A: Dare ga toriniku wo tabeta no?
Siapa yang memakan ayamnya?
B: Kirishima ga tabeta yo.
Kirishima (yang) memakan.

Titik. Gak akan membahas Kirishima atau ayamnya sampai A atau B menggunakan partikel Ha di kalimat setelah percakapan ini. Jadi hanya satu kali pakai dan pembicaraan.

Bagaimana? Mudah bukan?
Semoga bermanfaat~

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Bagi yang berminat belajar bahasa Jepang privat berbayar, bisa contact Line di @bluesagara (atau tanpa @). ありがとう.



Comments

Popular posts from this blog

Tata Bahasa JLPT N5

Sekolah - Gakkou

Kalimat Transitif dan Intransitif