Kanji - Bagian Radikal dan Fonetisnya
Konnichiwa Minna san~
Kali ini kita akan belajar mengenai bagian Kanji dan bagaimana cara memahami atau membedah Kanji.
Kanji dan Gambar
Kanji (aksara Han) seperti Hieroglif dari Mesir, berawal dari gambar-gambar alam yang digunakan untuk komunikasi awal-awal peradaban tulis manusia. Pada awalnya, Kanji ditulis dan digoretkan pada tulang penyu atau sapi (Oracle Bone) untuk keperluan keagamaan masa lampau. Bentuk awalnya sangat primitif dan menyerupai gambaran alam. Namun, semakin lama gambar-gambar tersebut mulai menjadi semakin abstrak dan terstruktur. Sehingga, terkadang Kanji yang ada menjadi tidak sefrontal gambaran suatu benda dan sulit untuk dipahami secara langsung bagi mereka yang baru ingin mulai mempelajarinya.
(Goretan gambar awal Kanji pada Oracle Bone)(Kanji untuk harimau 虎 pada jaman Oracle Bone)
(Perubahan ekstrem 8 Kanji dalam 3 tahapan yang mengubah bagian-bagian Kanji)
Karena itulah penting bagi kita memahami bahwa Kanji adalah gambar. Dan Kanji yang menjadi suatu simbol ini, mirip seperti emoji dan emoticon, menggambarkan makna dari suatu hal alih-alih hanya murni suara seperti aksara fonetis. Apabila kita sudah memahami ini maka Kanji akan mudah diingat dan dipahami alih-alih dianggap sebagai guratan kosong tanpa makna.
Evolusi dan imajinasi gambar alam ke Kanji regulerKanji dan Radikal Makna serta Fonetis
Kanji pada bentuk gambar (pictograph) adalah bentuk Kanji yang sederhana atau belum kompleks. Lalu bagaimana dengan Kanji yang kompleks? Untuk ini maka kita perlu membedah dan memahami bagian-bagian Kanji sederhana yang menyusun satu Kanji kompleks tadi.
Kita bisa lihat contoh Kanji 語 (Go, bahasa), ia memiliki dua radikal yaitu 言 bermakna berbicara dan 吾 Go sebagai fonetis atau suara. Mari kita bandingkan dengan Kanji lain yang berfonetis sama. 晤 (Go, clear, jernih, terang, jelas) memiliki dua radikal yaitu 日 bermakna matahari dan berkaitan dengan cahaya dan 吾 Go sebagai fonetis. Ada juga 悟 (Go, enlightenment, pencerahan) memiliki dua radikal yaitu 心 hati, pikiran dan 吾 Go sebagai fonetis.
Apabila kita bandingkan, ketiganya memiliki radikal makna di kiri sebagai pemberi makna dasar dan fonetis di kanan sebagai pemberi makna suara. Ketiganya memliki radikal fonetis yang sama dan memiliki pengucapan yang kurang lebih sama (Go).
Dengan demikian kita bisa mengasosiasikan makna Kanji ke radikal makna dan suara Kanji ke radikal fonetis. Selain itu, kita bisa menebak-nebak makna dasar atau suara Kanji yang baru saja kita temui saat membaca.
Apakah semua Kanji kompleks umumnya berbentuk seperti ini juga? Tentu saja! Jadi kita bisa mengingat Kanji sebagai elemen-elemen dari radikal (bushu) yang lebih mudah diingat untuk membentuk satu Kanji yang logis bukannya abstrak tanpa makna. Katakanlah, "Oh Bahasa (語) ya? Itu mah gampang... Tinggal nulis radikal Berbicara (言) plus fonetis Go (吾)".
Bagaimana? Mudah bukan?
Semoga bermanfaat!
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Bagi yang berminat belajar bahasa Jepang privat berbayar, bisa contact Line di @bluesagara (atau tanpa @). ありがとう.
Comments
Post a Comment